Program

Published on August 20th, 2015 | by redaksi

0

Wali Kota Bandung Tetapkan Hari Senin Sebagai ‘One Day No Rice’

BANDUNGJUARA – Pemkot Bandung secara resmi meluncurkan program “One Day No Rice” atau sehari tanpa nasi. Peluncuran program itu digelar di Kampus SMPN 13 Bandung, Jln. Mutiara, Kamis (20/8/2015).

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, program tersebut diharapkan akan bisa merubah kultur orang Bandung dalam mengonsumsi pangan.

“Hari ini setelah ‘soft campaign’ secara pelan-pelan, Pemkot resmi meluncurkan gerakan ‘one day no rice’ di setiap hari Senin. Supaya kombinasikan dengan gerakan pendidikan karakter berbasis agamis yaitu kegiatan yang menguatkan keibadahan. Ini sekaligus dalam rangka merubah kultur,” tutur pria yang akrab disapa Emil itu usai peresmian.

Dengan kombinasi ‘one day no rice’ dan digabung dengan puasa Senin-Kamis, Emil berharap ada perubahan positif. Khusus program itu, Emil berharap ada efek merubah krisis ketahanan pangan yang sudah mulai terlihat.

“Krisis itu mulai terlihat, seperti krisis daging, sayur dan lain-lain. Bisa kita rubah dengan masif dan jangka panjang. Kita tidak mungkin berpikir bahwa stabilitas suplai bahan pangan akan selalu aman dalam jangka panjang. Kalau ternyata ada krisis regional dan internasional, dampaknya terasa,” kata Emil.

Program ‘one day no rice’, lanjutnya, bisa melatih mental warga Bandung untuk mengurangi ketergantungan terhadap nasi. Hal itu sejalan dengan program ‘one day no rice’ dalam rangka menghimbau tidak makan nasi dan mengganti suplai karbohidrat dengan pangan lain.

“Seperti tadi saya makan nasi jagung, kalau dicampur segala rupa, ternyata rasanya enak. Kayak nasi, cuma rada menggerinyal doang. Kalau dicampur ayam segala rupa, apalagi makan gratis nikmatnya sampai dua kali lipat. Rasa kenyang sama saja,” kelakar Emil.

Poin ‘one day no rice’, lanjutnya, memang untuk merubah kultur. Perubahan itulah yang dinilai sangat sulit. Karenanya Pemkot Bandung melaunching program di sekolah dan menyasar anak-anak sekolah.

“Makanya kita himbau ke anak-anak sekolah karena anak-anak masih bisa dididik, masih mencari nilai kehidupan, mencari logika. Di Bandung itu ada sekitar 700 ribu anak sekolah yang bisa digiring untuk perubahan kultur tersebut,” jelas Emil.(Lucky.M.Lukman)

sumber: galamedia

Tags:

#OneDayNoRice


About the Author



Back to Top ↑


  • ahok angkot Bandung bandung juara denda dishub bandung emil Konferensi Asia Afrika oded pelajar pemkot pemkot bandung persib pkl ridwan kamil sampah satpol pp sekolah siswa smart city taman taman tematik walikota
  • Foto Seputar Bandung

  • Bandung Facebook



  • daftar apartemen gratis