Berita

Published on April 8th, 2016 | by redaksi

0

RAIH ADIPURA, UPAH PETUGAS KEBERSIHAN KOTA BANDUNG DI BAWAH UMR

Setelah Kota Bandung menjadi salah satu penerima Anugerah Adipura untuk kategori Kota Metropolitan 2015, prestasi yang menggembirakan setelah menanti 17 tahun. Namun ironi dibalik kesuksesan tersebut, mayoritas petugas kebersihan baik di kantor dan tenaga lapangan upah/gajinya masih di bawah Upah Minimum Regional (UMR) yang rata-rata hanya Rp 1,3 juta sedangkan UMR Kota Bandung sebesar Rp 2.310.000.

Hal tersebut, terungkap saat diskusi bareng wartawan dengan Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdiana di Sekretariat Tatali Bandung, Jalan Anggrek No. 42, Kota Bandung, Selasa (24/11/2015).

Diskusi yang digelar Tatali Bandung merupakan kumpulan wartawan media cetak, online dan elektronik tersebut, mengangkat hal-hal yang tengah dibahas dan menjadi perhatian masyarakat Kota Bandung.

Menurut Deni, dalam memperoleh penghargaan Adipura ini tidaklah mudah. Mengingat, telah lama dinantikan sedangkan memperoleh penghargaan tersebut untuk katagori Kota Metropolitan pendatang.

Oleh karenanya, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya untuk mempertahankan penghargaan bergengsi ini. Mengingat, mempertahankan lebih sulit ketimbang meraihnya.

“Ini bukan pekerjaan yang mudah, dan pihaknya terus memaju para petugas kebersihan baik di dalam kantor maupun petugas kebersihan lapangan,” kata Deni.

Disisi lain, lanjut Deni, rata-rata upah petugas/staf kebersihan baik di dalam maupun luar kantor masih jauh dari yang diharapkan, dimana setiap bulannya hanya memperoleh Rp 1,3 Juta.

“Ini memang di bawah UMR, tetapi para petugas/staf banyak yang berdedikasi tinggi dan menjadi pahlawan,” akua Deni.

Selain itu, lanjut Deni, setelah meraih Adipura rasa bersyukur dirasakan para petugas kebersihan lapangan dengan merasa bangga berfoto bersama dengan piala Adipura. Malahan, ada yang mencium piala tersebut.

“Terus terang, lebih berat mempertahankan daripada merebut (Adipura-red). Jadi piala Adipura harus dipertahankan, karena memang Adipura ini penghargaan yang bergengsi untuk golongan kota (metropolitan-red), karena identik dengan kebersihan, kenyamanan, ketertiban (K3),” kata Deni.

Deni mengatakan, untuk memepertahankan Adipura ini akan melakukan diantaranya dengan meningkatkan koordinasi dengan ke wilayahan. Sebab, ke wilayahan merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dalam melaksanakanprogram apa pun.

“Karena mereka (ke wilayahan-red) juga punya petugas kebersihan, jadi harus sinergi juga dengan kita, dia (petugas-red) garapnya apa, kita yang mana, jadi tidak menumpuk di satu tempat. Malahan, ada wacana untuk tiap RW, kelurahan hingga kecamatan di Kota Bandung,” kata Deni.

Begitu juga, pihaknya terus akan mengoptimalkan jam kerja petugas kebersihan yang ada. Yaitu, dengan membagi tiga shift jam kerja yang ditempatkan di seluruh wilayah Kota Bandung.

“Shift petugas kebersihan, kita coba tingkatkan lagi. Sementara ini kan kita sudah tiga shift, hanya di beberapa tempat saja,” kata Deni.

Pasca meraih Adipura ini, pemerintah juga sangat mengapresiasi kinerja petugas kebersihan yang sudah bekerja dengan sangat baik dalam menjaga kebersihan Kota Bandung.

Sehingga, Kota Bandung bisa meraih penghargaan yang tahunan ini.
Untuk itu, pemerintah akan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan. Sekaligus membenahi fasilitas kerja para petugas kebersihan secara bertahap.

“Kesejahteraan petugas kebersihan juga akan kita tinjau lagi dan fasilitas kerjanya juga akan kita benahi secara bertahap,” janji Deni. (gm)

Tags:

#Bandung
,
#bandungjuara
,
#emil
,
#pemkot
,
#pemkotbandung
, ,
#ridwankamil
,
#sampah
,
#sampahbandung
,
#walikota


About the Author



Back to Top ↑


  • ahok angkot Bandung bandung juara denda dishub bandung emil Konferensi Asia Afrika oded pelajar pemkot pemkot bandung persib pkl ridwan kamil sampah satpol pp sekolah siswa smart city taman taman tematik walikota
  • Foto Seputar Bandung

  • Bandung Facebook



  • daftar apartemen gratis