Berita

Published on March 22nd, 2016 | by redaksi

1

BPLHD JABAR: PEMKOT BANDUNG TAK BECUS KELOLA SAMPAH

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat menilai Pemerintah Kota Bandung tak becus mengelola sampah.

Ini terlihat dari sampah yang menumpuk di anak Sungai Citarum, tepatnya di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sampah tersebut merupakan kiriman dari kota yang berjuluk Parijs van Java itu.

Kepala BPLHD Jabar Anang Sudarna mengaku menemukan tumpukan sampah di muara Sungai Cikapundung. Sungai tersebut menjadi salah satu anak sungai Citarum.

Tumpukan sampah terbilang fantastis karena punya panjang 150 meter dengan lebar 15 meter dengan ketebalan 1 meter. Adapun jenisnya sebagian besar merupakan sampah rumah tangga, streofoam, dan bahkan kasur.

Menurutnya, sampah menumpuk karena tersangkut pipa kabel listrik saat air sungai mengalami pasang akibat hujan deras. Tumpukan sampah ini dikeluhkan dan diprotes masyarakat yang tinggal di kawasan Bojongsoang.

Pihaknya sempat memfasilitasi keinginan masyarakat dengan menghadirkan instansi terkait dari Pemkab Bandung dan Pemkot Bandung. Dalam pertemuan ini, Pemkot berjanji akan membuat alat pengaman sampah sebagai langkah jangka pendek.

Anang mengaku tidak bisa melakukan penanganan masalah sampah secara langsung mengingat pengelolaannya berada di tangan pemerintah daerah. Ketentuan ini tercantum dalam Undang-Undang tentang Lingkungan Hidup.

Pemkot juga dinilai keliru melakukan pendekatan dan edukasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah. Seharusnya, masyarakat mampu mengelola sampah hingga 60% sedangkan sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan total penduduk sebanyak 2,7 juta orang dengan asumsi setiap individu menghasilkan 0,5-0,8 kg sampah per hari, maka sampah Kota Bandung diperkirakan mencapai 1.350 ton per hari.

Melihat kondisi pengelolaan sampah yang masih carut marut, pihaknya mempertanyakan penghargaan Adipura yang diraih Pemkot Bandung.

Selain soal sampah, Pemkot juga belum berhasil memenuhi kebutuhan air bersih masyarakatnya. PDAM baru berhasil memenuhi sekitar 29 persen saja sedangkan 35 persen berasal dari air tanah dan sisanya masih tanda tanya.

Sumber : inilahkoran.com

Tags:

#Bandung
,
#bandungjuara
,
#emil
,
#pemkot
,
#pemkotbandung
,
#ridwankamil
,
#sampah
,
#sampahbandung
,
#smartcity
,
#tamantematik
,
#walikota


About the Author



  • Kebiasaan asli masyarakat kita. Masih buang sampah serampangan -_- Heran ma orang-orang seperti ini, otaknya dimana pula mereka ckck gila bener -_- Gimana kota mau bersih, sampah aja menggunung gini -_-
    http://www.engsresto.com/

Back to Top ↑


  • ahok angkot Bandung bandung juara denda dishub bandung emil Konferensi Asia Afrika oded pelajar pemkot pemkot bandung persib pkl ridwan kamil sampah satpol pp sekolah siswa smart city taman taman tematik walikota
  • Foto Seputar Bandung

  • Bandung Facebook



  • daftar apartemen gratis